Perwiraone.com Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembahasan kenaikan harga ikan segar, progres pendataan Sensus Ekonomi 2026, rilis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Versi 3 Tahun 2026, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Rakor yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian tersebut diikuti secara virtual oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansah, dari Ruang Command Center Lantai II Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung pada Senin 13 Juli 2026.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri mengingatkan pemerintah daerah agar tetap mewaspadai tren kenaikan inflasi meskipun inflasi nasional secara year-on-year masih berada pada level aman, yakni 3,34 persen.
Menurutnya, tren kenaikan selama tiga bulan terakhir perlu menjadi perhatian agar inflasi tidak melampaui batas atas sasaran pemerintah sebesar 3,5 persen yang berpotensi menekan daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan rendah.
Mendagri menjelaskan bahwa penyumbang utama inflasi masih berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta sektor transportasi yang dipengaruhi kenaikan harga bahan bakar minyak. (***)
