Tanggamus – Perwiraone.com
Pembangunan rehabilitasi nilai milyaran rupiah dari Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Lampung yang bertempat di sekolah MAN 1 Kota Agung Diduga Mark Up.
Pekerjaan yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2023 NOMOR KONTRAK : HK.02.01/ITR/ BPPWL/PS/F.MD.01/11.2023
terbukti ketika awak media monitoring ke lapangan langsung dan melihat apa yang dikerjakan oleh pekerja pembangunan PT. Tiga Jaya Kencana dan CV, Tiara Indah Konsultan beralokasi di sekolah MAN 1 Kota Agung kabupaten Tanggamus yang Diduga juga tidak memenuhi standar.

Pasalnya, pembangunan rahabilitasi tersebut diduga asal jadi saja dan tidak sesuai bestek/RAB, karena dari pemasangan Balok Gantung tidak terpasang setiap tiang, dari 10 tiang hanya terlihat terpasang 1 balok gantung dan sebagian ada yang terpasang, sedangkan untuk pemasangan rangka baja atap ukuran kuda kuda nya 1 meter , semesti supaya kuat penahan atap ukuran kuda kuda 120cm.
Dengan temuan awak media ini, banyak nya balok gantung yang tidak terpasang dan pemasangan rangka baja penahan atap ukuran kuda kuda nya kurang, maka disinyalir kekuatan pada bangunan akan berkurang yang bisa runtuh sewaktu jam sekolah dan ini akan mengancam keselamatan Siswa siswi sekolah.
Ketidak jelasan pagu anggaran rehabilisasi pun jadi pertanyaan, pasalnya hanya terpampang nilai anggaran gelobal dari 8 sekolah di perovinsi Lampung 14,317,505,000. (empat belas milyar, tiga ratus tujuh belas juta, lima ratus lima ribu rupiah) mungkin bisa dinama kan nilai anggaran bacakan.
Padehal pekerjaan yang sedang di kerjakan oleh Pt. Tiga Jaya Kencana
yang mempunyai, Pengawalan dan Pengamanan oleh “Pengamanan Pembangunan Strategi (PPS.) Kejaksaan Tinggi Lampung, yang dimana ada benner terpasang di tempat pekerjaan tersebut.

Meneruskan temuan yang ada, awak media menemui pengawas pekerjaan Riki pada hari kamis tanggal 25 mei 2023, namun si pengawas tidak bisa memberikan keterangan, “Kalau saya tidak bisa memberi keterangan, coba langsung kekantor PT. Tiga Jaya Kencana, “katanya riki pengawas
Untuk melengkapi keterangan yang ada, awak media mencoba menemui Kepala sekolah MAN 1 Kota Agung Gunawan dan bertemu di ruangan kantornya hari rabu 7 juni 2023 yang mengatakan, kalau saya tidak bisa memberikan pejelasan terkait pekerjaan dinas PUPR Provinsi, karena kami sekolah hanya terima kunci, serta harapan saya pekerjaan rehabilisasi sekolah selesai dengan hasil yang baik dan supaya lebih helas, di tanyakan saja dengan kepala tukang pekerja nya, “ungkapnya Kepala Sekolah.
Sebagai kepala tukang pekerja rehabilitasi, Wandy menjelaskan kepada awak media, ini kan rehab, kalau selup balok gantung memang tidak ada di gambar, karena pembangunan lama nya seperti itu, cuman kalau pemasangan kuda kuda atap baja ringan ukuran di buku nya 120cm kita pasang 1 meter dari kita nya, “jelasnya kepala tukang. (i_one)
