Perwiraone.com Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menggelar Evaluasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus Pengukuhan Penggerak Partisipasi Sensus Ekonomi 2026 (PPSE26) Provinsi Lampung di Hotel Golden Tulip Bandar Lampung pada Kamis 23 juli 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor serta membangun tingkat kepercayaan publik (public trust) dan partisipasi aktif masyarakat serta pelaku usaha terhadap validitas pendataan statistik ekonomi di Provinsi Lampung.
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan metodologi BPS, melainkan oleh legitimasi dan kepercayaan masyarakat.Cari Peta Wilayah
“Sensus Ekonomi ini memiliki tantangan sekaligus peluang. Tantangan terbesarnya adalah membangun kepercayaan publik di tengah kekhawatiran para pelaku usaha. Kehadiran para tokoh agama, akademisi, pimpinan organisasi, hingga kelompok referensi di desa seperti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sangat strategis untuk mengedukasi dan meyakinkan masyarakat bahwa data sensus dijamin kerahasiaannya dan diperuntukkan bagi kemajuan pembangunan.
Gubernur menegaskan bahwa di tengah dinamika ekonomi digital, seperti maraknya e-commerce dan UMKM berbasis teknologi, potret data yang utuh dan presisi sangat dibutuhkan ujarnya. (***)
